Senin, 10 Maret 2014

Rambut Gimbal dan Baju Compang-Camping Menjadi Ketua Rokhis

KAK SIDIK : Pembina Remas yang Merubah Azwar
ICONVENSIA, Baru-baru saja ini Surabaya diperlihatkan potret inspiratif dari Kelas Inspirasi Jawa Timur yang menyuguhkan Pameran Fotografi, Talkshow dan Kerja Bakti Inspirasi. Sebuah kegiatan yang bernamakan INDONESIA, MOVE!! ini mempunyai durasi yang cukup lama, yaitu sejak tanggal 3-9 Maret 2014.

Banyak pengunjung yang keluar masuk pada acara tersebut di setiap harinya. Dalam momen ini juga saya mendapatkan sebuah kisah menarik dari seseorang yang baru saya kenal. Beliau bernama Kak Sidik, nama beliau mungkin asing bagi kita yang dalam kesehariannya hanya disibukkan dengan aktivitas pribadinya.

Seperti orang-orang sebelumnya yang selalu memperkenalkan diri dengan menceritakan profile nya, Kak Sidik hanya mengatakan bahwa dirinya seorang pendongeng. Setelah saya dikasih selebaran profile tentang beliau, ternyata beliau ini yang pernah saya lihat di TV sebagai seorang pendongeng. Nama yang lekat pada beliau adalah "Pendongen Keliling Nusantara".

Baru saja kenal namun seakan-akan seperti keluarga sendiri saja, sangat akrab sekali dengan beliau walau hari itu pertama kalinya bertemu. Kak Sidik menceritakan banyak hal disini, termasuk mengubah orang berambut gimbal dan baju compang-camping menjadi Ketua Rokhis di Jakarta. Sangat menarik dan sangat inspiratif bagi saya pribadi dan ingin menyampaikannya kepada para sahabat ivession. Inilah bukti masih ada seseorang yang mempunyai niatan baik untuk mengajak orang lain pada kebaikan.

Sudah kebayang kan bagaimana sikap dan sifatnya seseorang berambut gimbal dan mengenakan baju compang camping, celana sobek-sobek serta mengaku pernah memakan ganja dan sejenisnya ini? wuuuh, begitulah orang yang dihadapi sama kak sidik. Dalam waktu 6 bulan, kak  sidik mampu mengubah Azwar (nama anak tersebut) menjadi ketua Rokhis.

Kak Sidik mengajak azwar untuk mengikuti kajian dan azwar duduk di belakang, sampai ada orang yang menegur kak Sidik "Kenapa kok ada orang kayak gitu (berambut gimbal, compang-camping dsbg) masuk masjid?"  tanya seorang jamaah kepada kak Sidik dan kak sidik pun menjawab "sudah, biarkan saja selama dia tidak mengganggu ya gpp"

Pendekatan-pendekatan pun dilakukan secara halus dan bagus sehingga azwar dan teman-teman yang lain merasakan kalau Kak Sidik ini seperti bapaknya sendiri. Dengan komplotan azwar yang sama-sama sejenis dengan azwar, akhirnya Kak Sidik berpikir bagaimana supaya azwar ini bisa berubah sedikit demi sedikit. *CLING* ketemulah ide, yaitu mengajak anak remas (binaannya) untuk tidur di rumahnya Azwar.

Cara seperti itu ternyata ampuh juga untuk sedikit demi sedikit meninggalkan para kawan-kawan azwar yang pakai baju compang camping tersebut. Ketika ada kawan azwar yang datang ke rumah azwar "Bro, ayo kita kongkow keluar", azwar pun menjawab "wah, maaf bro ada temen2 gue dari remas yang mau tidur di rumah gue". Hal itu dilaksanak rutin hingga kawan-kawan azhar jera dengna yang dilakukan azwar dan menjauhkan diri dengan sendirinya.

Perubahan yang besar terjadi pada azwar, yang dulunya berambut gimbal kini menjadi berambut rapi dan terlihat tampan. yang dulunya baju compang-camping kini ber-koko. yg dulunya celana sobek-sobek kini celananya itu dibuang dan menggantinya dengan pakaian yang rapi. Sangat pesat sekali perubahannya si Azwar ini.

Terus diamati perkembangan si azwar ini oleh Kak Sidik setiap harinya dan tibalah waktunya saat pergantian pengurus remas. Kak Sidik yang melihat Azwar mempunyai potensi menjadi sosok yang diagung-agungkan di kalangannya saat itu. Kak Sidik pun mendekati Azwar, "war ayo dong dateng saat pemilihan ketua rokhis". "saya cuma dateng aja kan kak?", "iya, kok cuma dateng aja". "baik, saya akan datang"

Tibalah waktunya pemilihan ketua rokhis, azwar pun menepati janjinya untuk datang dalam pemilihan tersebut. Usulan nama-nama pun sangatlah banyak dan azwar salah satu nama yang diusulkan menjadi ketua rokhis saat itu. Terpilihlah 10 nama dan kemudian semakin mengecil hingga ke 5 nama dan berakhir di 3 nama. Salah satu dari 3 nama itu adalah Azwar, kemudian dimulailah proses pemilihan ketua dan didapat perolehan suara si Azwar menang telak atas pesaing-pesaing lainnya.

Saat itu azwar pun mengaku tidak siap hingga mengadu ketidak-siapannya itu kepada kak Sidik yang sedang berada di labnya. "Kak sidik, saya tidak sanggup untuk menjadi ketua rokhis" kata azwar, kak sidik pun menguatkannya "sudahlah, saya yakin kamu sanggup kok. Orang-orang yang ada disekitarmu yakin dengan kemampuanmu"

Ada sebuah nasehat dari Kak Sidik untuk Azwar yang merupakan menjadi nasehat bagi diri saya pribadi dan mungkin beberapa sahabat ivession. Nasehat itu adalah "kamu boleh mempunyai masa lalu yang buruk dan sekarang kamu sudah berubah. Kamu pun merasakan perubahan itu, selagi mampu berubah dalam kebaikan lakukanlah dengan senang hati"

Inilah salah satu cerita yang saya dapatkan saat bertemu kak Sidik dalam acara INDONESIA, MOVE!! dari Kelas Inspirasi Jawa Timur. Ada cerita selanjutnya tentang profile kak Sidik dari Pakar IT menjadi seseorang yang ahli di bidang dongen. Tunggu cerita selanjutnya ya sahabat ivession. :)

2 komentar: